5 Tips Agar Usaha Frozen Food-mu Lebih Sukses

Yuk Coba 5 Tips Ini agar Usaha Frozen Food-mu Lebih Sukses

Yuk Coba 5 Tips Ini agar Usaha Frozen Food-mu Lebih Sukses

Usaha Frozen Food

Nggak jauh berbeda dengan bisnis lainnya, usaha frozen food yang kamu geluti sebagai seorang entrepreneur juga membutuhkan strategi yang matang. Ya, walaupun berawal dari produk rumahan, usaha frozen food nyatanya nggak bisa dikelola asal-asalan dan tanpa pengawasan. Dengan banyaknya pesaing di luar sana, penting untuk menyusun strategi supaya usaha frozen food-mu berkembang dan jauh lebih sukses.

Buat kamu yang baru aja memutuskan untuk “nyemplung” di bidang usaha ini, ada banyak hal yang perlu kamu persiapkan. Supaya nggak kalah saing dan bisa mendulang sukses besar, yuk coba aplikasikan 5 tips di bawah ini!

1. Jual yang Paling Banyak Diminati

Usaha Frozen Food

Sumber Gambar:East West Bank
Walau nggak semua jenis makanan bisa dibekukan, nyatanya pilihan usaha frozen food cukup banyak dan bisa jadi membingungkan. Mulai dari sayur, olahan daging ayam, daging sapi, sampai olahan ikan. Tetapi, menjadi toserba alias toko serba ada dan menjual semuanya bukan pilihan yang tepat, lho.

Lebih baik kamu menjual produk yang paling banyak diminati konsumen. Soalnya, menjual produk favorit jelas lebih memberi kepastian daripada coba-coba menjual produk yang belum tentu laku di pasaran. Ya, daripada merugi dan akhirnya gulung tikar, lebih baik berharap pada yang pasti-pasti saja, kan? Kamu juga tentu saja bisa berinovasi dengan memperkenalkan produk baru. Tapi, hal ini harus dilakukan perlahan-lahan, sehingga konsumen mempunyai waktu untuk mencoba dulu produk barumu!

2. Pastikan Modal Cukup

Usaha Frozen Food

Sumber Gambar:Rebanas
Nggak hanya bahan makanan yang siap diolah, modal untuk usaha frozen food juga mencakup mesin pembeku alias freezer. Untuk sebuah produk frozen food sendiri, misalnya ayam panggang rosemary, kamu bisa menghabiskan uang sekitar 150.000 rupiah dengan rincian: bahan baku Rp70.000,00, bahan bakar Rp40.000,00 dan kemasan Rp40.000,00. Kemudian, untuk proses pembekuan, kamu bisa memanfaatkan bagian freezer dari kulkas pribadi yang ada di rumah.

Tetapi, kalau sudah penuh karena banyak pesanan dan nggak mencukupi lagi, kamu bisa membeli sebuah freezer baru seharga 2 jutaan dengan mencicilnya selama setahun. Ya, kalau frozen food yang kamu jual bisa laku keras, dijamin kamu bisa melunasi cicilan dan juga balik modal! Yang penting, jangan takut untuk berinvestasi dan memperbanyak modal di awal!

3. Kemasan Oke Punya

Usaha Frozen Food

Sumber Gambar:JLS Automation
Nah, selain mencurahkan perhatian pada kualitas produk, jangan lupa memikirkan kemasan alias packaging dari produk yang kamu jual. Mulai dari memilih bahan kemasan yang oke, desain label, sampai menyertakan informasi untuk para konsumen. Ya, walau kelihatan sepele, pemilihan bahan kemasan untuk usaha frozen food sebenarnya perlu dilakukan dengan hati-hati.

Jangan sampai produk frozen food-mu bocor karena kemasan yang dipakai ternyata nggak kuat dibekukan. Kemudian, untuk desain label, pastikan merek dagang dari produkmu kelihatan dengan jelas. Nah, jangan lupa juga menyertakan beberapa informasi, seperti komposisi, kandungan nutrisi, tanggal produksi, dan tanggal kedaluwarsa. Soalnya, kalau nggak disertai informasi-informasi tersebut, konsumen bisa kebingungan dan meragukan usaha frozen food-mu, lho!

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha

4. Maksimalkan Media Sosial dan Ojek Online!

Usaha Frozen Food

Sumber Gambar:Karman Healthcare
Walau “hanya” produk rumahan, bukan berarti usaha frozen food-mu hanya terkenal di sekitar RT. Selain mengandalkan obrolan dari mulut ke mulut, kamu juga bisa memaksimalkan pemasaran melalui media sosial dan ojek online. Jangan ragu untuk menawarkan produkmu di berbagai medsos yang kamu punya, mulai dari Facebook, Instagram, atau bisa juga menyebar broadcast message di berbagai grup WhatsApp.

Selanjutnya, untuk urusan pengiriman, kamu bisa mengandalkan jasa ojek online yang sudah sangat mudah dijangkau. Tinggal buka aplikasinya, tentukan alamat pengiriman, masukkan rincian barang yang akan dikirim, dan tinggal tunggu sampai ada driver ojek yang siap mengambil orderanmu. Supaya lebih menarik dan nggak kalah saing dari usaha frozen food lainnya, kamu bisa memberikan potongan harga atau menggratiskan biaya pengiriman juga!

Siapa tau kan semakin banyak yang jadi langganan?

5. Rekrut Reseller Untuk Usaha Frozen Food mu

Usaha Frozen Food

Sumber Gambar:Smart Hafiz Doll
Nah, untuk tahap selanjutnya yang sekaligus menjadi salah satu cara melebarkan sayap usaha frozen food-mu adalah merekrut reseller. Kalau belum berani membuka cabang sendiri, kamu bisa merekrut para reseller yang akan menjual kembali produkmu. Dengan adanya reseller, kamu nggak perlu repot memikirkan sistem bagi hasil yang memusingkan.

Cukup jual produkmu ke para reseller dan mereka akan menentukan sendiri berapa keuntungan yang ingin didapatkan. Kalau memang favorit, produkmu pasti laku diburu para reseller dan nggak perlu repot-repot merekrut mereka. Selain itu, dengan adanya reseller, produk frozen food-mu dijamin semakin terkenal dan dibeli banyak orang.

Baca juga: 21 Tantangan Bisnis yang Akan Dihadapi Setiap Pengusaha


Nah, kira-kira itu dia 5 tips yang bisa dicoba supaya usaha frozen food-mu nggak kalah saing dan semakin sukses dari hari ke hari. Walau berawal dari produk rumahan, nggak menutup kemungkinan produkmu akan terkenal dan menembus pasar supermarket, lho. Jadi, jangan lupa selalu perhatikan kualitas produk dan cobain 5 tips di atas, ya!

Terakhir, jangan lupa perkaya pengetahuanmu tentang wirausaha dengan membaca berbagai artikel di LangkahAwal.com!

Back to top