3 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Membuka Bisnis Fashion

Ingin Terjun di Dunia Bisnis Fashion? Sudah Siap Menjawab Tantangan Ini Belum?

Ingin Terjun di Dunia Bisnis Fashion? Sudah Siap Menjawab Tantangan Ini Belum?

Bisnis Fashion Featured

Bagi sebagian besar wanita, bisnis fashion adalah salah satu impian yang spesial! Siapa sih yang nggak suka membangun usaha berdasarkan hal yang digandrungi? Kalau sudah begitu, berbisnis bakal jadi semacam hiburan.

Namun, namanya juga bisnis, tentu nggak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak kok contohnya yang baru saja memulai usaha bisnis fashion namun harus segera gulung tikar. Nggak mau kan, hal tersebut kejadian pada diri kamu? Untuk itu, sebelum memulai bisnis fashion, kamu perlu nih mempersiapkannya dengan baik dengan beberapa poin berikut ini!

1. Tentukan Produk Bisnismu

Bisnis Fashion 1

Sumber Gambar: Lum3n.com
Perlu kamu catat nih, industri fashion itu luas. Fashion bisa mencakup apa saja yang kamu kenakan mulai dari ujung kaki hingga kepala, mulai dari baju, topi, syal, hingga kaos kaki. Nggak hanya mencakup pada barang yang dipakai, bisnis fashion juga bisa berupa jasa untuk mempercantik penampilan, seperti make-up, nail art, potong rambut, dan masih banyak lagi.

Karena cakupannya yang luas, sebagai pebisnis tentunya kamu harus bisa menentukan untuk lebih fokus pada produk yang mana. Jika memaksakan diri untuk menyediakan semuanya, bisnis kamu akan terlihat nggak konsisten dan tentunya akan membutuhkan modal yang nggak sedikit.

Spesifikasi produk bisnismu ini juga akan penting sebagai langkah awal kamu untuk riset pasar. Sehingga, kamu bisa tahu bagaimana potensi penjualan produk kamu nantinya. Misalnya kalau kamu berniat untuk menjual pakaian, tentukan terlebih dahulu pakaian seperti apa yang ingin kamu jual? Entah itu pakaian kantor, casual, pakaian pesta atau baju muslim? Hal ini karena semua jenis pakaian ini ada pasarnya masing-masing, yang akan berpengaruh pada proses pemasarannya.

Dengan menjual produk yang lebih spesifik, konsumen kamu pun nantinya akan lebih mudah mengingat bisnis yang kamu jalankan. Misalnya ketika orang-orang mendengar brand kamu, mereka akan langsung ingat kalau bisnis fashion kamu menjual baju-baju unik a la Korea dan sebagainya.

2. Riset, Riset, dan Riset!

Bisnis Fashion 2

Sumber Gambar: Startup Stock Photos
Setelah kamu mendapatkan gambaran yang jelas tentang produk bisnis fashion-mu, langkah selanjutnya adalah melakukan riset! Misalnya saja kamu ingin berbisnis tentang hijab atau kerudung karena melihat tren muslim berhijab semakin naik dan bagus dari tahun ke tahun. Nah, supaya lebih gampang dalam melakukan riset, LangkahAwal.com punya check list sebagai berikut:

  • Kenali lebih dalam tentang produkmu. Pikirkan seperti jenis material apa saja yang ada untuk produk hijab? Apa saja bahan-bahan material yang paling dicari dan disukai konsumen? Model hijab itu ada apa saja sih? Di mana kamu bisa mendapatkan supplier produkmu?
  • Cari tahu rata-rata kisaran harga jual dan profit untuk satu buah produk. Misal berapa rata-rata harga jual untuk satu helai hijab dari masing-masing jenis kain dan corak? Dari situ, berapa banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan? Sepadan nggak dengan usaha kamu?
    Hitung peluang mendapatkan pembeli atau konsumen produk. Kalau nanti kamu berbisnis siapa saja pengguna produkmu? Sudah berapa banyak pebisnis fashion sejenis yang menjadi kompetitormu? Apakah dengan adanya mereka, produkmu akan tetap laku?
  • Pikirkan cara memasarkan produkmu. Apakah mau dipasarkan melalui media sosial ataukah dengan berjualan di toko? Kalau mendirikan toko, tempat manakah yang paling strategis dan banyak potensi pembeli? Kalau melalui media sosial, media manakah yang paling gampang menarik konsumen? Kalau mau disebar ke semua media sosial, sudah siapkah manajemen semua media itu? Sudah mahirkah dalam mengoperasikan media sosial tersebut untuk jualan?
  • Jangan lupa, pikirkan strategi promosi awal! Nah, ini penting untuk mendapatkan pelanggan di awal-awal buka usaha. Apakah harus dengan memberikan diskon sekian persen, mengikuti acara besar, memasang iklan di Youtube atau Instagram, atau dengan hanya menawarkan produk pada teman-teman terdekat dan saudara?
  • Perhitungkan tenaga yang meng-handle bisnis fashion-mu. Apakah kamu menjalaninya sendiri atau ada teman kerja sama? Apakah kalian sudah memiliki visi yang sama untuk menjalankan bisnis jangka panjang? Bagaimana dengan karyawan? Apakah perlu atau cukup bisa ditangani sendiri dulu?

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat melakukan riset. Memang banyak sih, tapi ini dijamin bakal sangat berguna kok untuk bisnismu. Ingat, riset itu adalah fondasi awal yang sangat penting sebagai langkah awal menentukan arah dan langkah bisnis fashion-mu nanti. Semakin mendalam risetmu maka semakin bagus, karena kamu akan mengetahui banyak aspek terkait bisnis fashion-mu. Sehingga nantinya kamu bisa mengantisipasi masalah-masalah yang akan muncul di masa mendatang.

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha

3. Siapkan Mental dan Modal untuk Bisnis Fashion mu

Bisnis Fashion 3

Sumber Gambar: Pixabay
Terakhir, jangan lupa untuk perhitungkan modal dan siapkan mental dalam menjalani bisnis di dunia fashion. Modal ini nggak hanya sekadar uang, kalau kamu punya modal seperti ketenaran dan koneksi, tentu hasilnya akan jauh lebih bagus! Karena secara nggak langsung ini akan membantu bisnis fashion-mu.

Modal ketenaran bukan berarti kamu adalah artis ya! Bisa jadi kamu aktif di media sosial yang banyak memiliki follower, sehingga kamu bisa memanfaatkan mereka untuk menjadi target pasar awalmu.

Selain itu, definisi ketenaran lain misalnya jika kamu memang dikenal luas di lingkunganmu. Misalnya kamu ikut komunitas aktif seperti arisan atau pengajian, di sini nih kamu bisa sekaligus memasarkan produk bisnis fashion-mu. Cara ini memang nggak bisa selalu diandalkan, namun nggak ada salahnya hanya untuk mengetes pasar sembari meminta masukan apa yang sebaiknya ditingkatkan.

Setelah modal cukup, kini tanamkan mental yang kuat! Kamu harus siap ketika bisnis fashion-mu sepi ataupun tiba-tiba arah tren berubah drastis sehingga stok produk yang sudah ada jadi sepi pembeli. Pokoknya kalau urusan bisnis, manajemen mood dan stres sangat penting, agar bisnis bisa tetap lancar nggak terpengaruh mood yang naik turun.

Baca juga: 21 Tantangan Bisnis yang Akan Dihadapi Setiap Pengusaha
Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha


Itulah beberapa hal yang bisa kamu siapkan sebelum memulai bisnis fashion. Selain elemen-elemen di atas, ada satu lagi yang perlu kamu perkuat, yakni ilmu bisnis sebanyak-banyaknya yang bisa kamu dapatkan dengan membaca artikel-artikel seputar bisnis dari LangkahAwal.com yang pasti berguna buat kamu. Selamat membaca!

Back to top