Peluang Bisnis Furnitur dengan Omzet Ratusan Juta

Kupas Tuntas Peluang Bisnis Furnitur Indonesia di Tahun 2018

Kupas Tuntas Peluang Bisnis Furnitur Indonesia di Tahun 2018

peluang bisnis furnitur

Tahun 2018 bisa menjadi tahun yang tepat untukmu memulai bisnis baru. Dan jika kamu memang sedang mencari bisnis apa yang tepat untukmu, mungkin kamu harus mempertimbangkan peluang bisnis furnitur. Selain karena memang sudah terbukti sangat menguntungkan, bahan baku dan pekerja untuk bisnis furnitur pun terhitung nggak terlalu sulit dicari.

Furnitur adalah salah satu kelompok barang yang dibutuhkan oleh semua kalangan. Mulai dari rumah pribadi, sekolah, hingga gedung perkantoran pasti membutuhkan furnitur. Untuk itu, pangsa pasar bukanlah hal yang perlu kamu khawatirkan. Apalagi Indonesia sendiri memang sudah cukup dikenal sebagai produsen furnitur berkualitas dunia. Sedikit banyak reputasi itu akan membantumu dalam fase awal merintis bisnis ini, dan bisa menjadi motivasi agar bisnismu pun bisa mendunia.

Nah, jika kamu tertarik untuk mulai mencoba berbisnis furnitur, coba simak beberapa tips di bawah agar peluang besar yang ada di depan mata bisa kamu manfaatkan dengan baik.

1. Mulai Perlahan tapi Pasti

peluang bisnis furnitur

Sumber: Pixabay
 

Memiliki ambisi yang besar dalam memulai suatu bisnis adalah hal yang wajib. Namun, sebesar apapun mimpimu, kamu tetap harus memulainya setahap demi setahap. Mulailah memproduksi furnitur yang umum seperti kuris, meja, atau lemari. Selain terbilang mudah, furnitur tersebut juga memiliki demand yang besar dari berbagai kalangan.

Fokuskan dirimu di bagian quality control dan customer service. Pastikan setiap furnitur yang kamu produksi memiliki kualitas yang sangat baik, karena hanya dengan itu kamu mampu menjamin pelangganmu puas dengan apa yang mereka beli. Hindari memasang harga dengan margin keuntungan yang terlalu tinggi karena pada tahap awal yang kamu prioritaskan adalah kepercayaan pembeli. Pastikan juga kamu memberikan layanan purna jual yang memuaskan kepada pembelimu. Dengan pelayanan dan kualitas yang baik, pembeli jadi nggak ragu untuk kembali membeli produkmu, atau bahkan merekomendasikannya ke teman atau keluarga.

Jika kamu bisa memastikan kualitas produk dan pelayanan customer selalu berada di standar yang tinggi, pelan-pelan jaringan pelangganmu akan bertambah dengan sendirinya.

2. Kombinasikan Trend dengan Identitas

peluang bisnis furnitur

Sumber: Ritmica 104FM
 

Pada dasarnya, industri furnitur mirip dengan industri fashion. Konsumen akan selalu mencari produk yang sesuai dengan trend. Jika mereka merasa model furnitur produksimu terkesan kuno, mereka akan segera beralih ke produsen lain. Belakangan, furnitur yang simple dan minimalis seperti produk rilisan IKEA lebih banyak diminati dibanding furnitur dengan ornamen yang ramai. Baik furnitur rumahan maupun kantor banyak yang beralih desain menjadi lebih ramping dan simple.

Namun, meskipun kamu mengikuti trend, pastikan kamu memiliki identitas yang terlihat di setiap produkmu. Contohnya, kamu bisa memfokuskan diri memproduksi furnitur yang nggak cuma berdesain minimalis, namun juga mudah untuk di pasang ataupun bongkar ulang. Contoh lainnya adalah dengan memproduksi 1 set furnitur dengan tone dan desain yang sama, sehingga pelanggan tertarik untuk membeli 1 set lengkap agar ruangan mereka semakin cantik.

Identitas juga bisa dibentuk dari cara pemasaran, garansi seumur hidup, hingga cara penamaan produk. Agar bisa menemukan identitas dan tetap mampu mengimbangi trend memang dibutuhkan kreativitas dan referensi yang luas, untuk itu kamu harus terus belajar dan berinovasi. Identitas ini akan meningkatkan peluang bisnis furnitur untuk dikenal di masyarakat.

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha

3. Berpartisipasi dalam Pameran

peluang bisnis furnitur

Sumber: CapeCaves
 

Jika kamu hanya duduk menunggu pelanggan datang mengunjungi tokomu, tentu peluang bisnis furnitur mu akan sulit untuk tumbuh. Maka dari itu, kamu perlu memanfaatkan dengan baik setiap kali ada pameran meubel dan furnitur. Di pameran itu, kesempatanmu untuk dipertemukan dengan calon pelanggan baru yang memang sedang membutuhkan furnitur akan menjadi lebih besar. Kamu bahkan bisa menembus pasar baru yang sebelumya belum terjamah. Jika kamu biasanya hanya mengenal pelanggan dengan kebutuhan rumahan, di pameran kamu bisa menemukan pasar untuk furnitur kantor ataupun rumah makan.

Nggak berhenti di situ, pameran juga memungkinkanmu untuk mengenal lebih dekat produk dari kompetitormu. Dari kesempatan itu kamu bisa mencuri satu atau dua ilmu dari mereka yang bisa kamu terapkan di produkmu kedepannya. Dengan manfaat sepenting itu, sayang banget kalau kamu masih suka melewatkan pameran.

4. Manfaatkan Kekuatan Komunitas

peluang bisnis furnitur

Sumber: Pexels
 

Dalam banyak hal, komunitas sangat membantu untuk pertumbuhan bisnis, termasuk dalam hal bisnis furnitur. Dalam tahap awal berbisnis, dengan bergabung ke komunitas kamu bisa mempelajari cara memperoleh bahan baku yang murah dan bagaimana cara mereka merintis bisnis mereka hingga bisa tumbuh seperti sekarang.

Setelahnya, kamu juga bisa bertukar terkait sistem operasional, teknologi yang bisa membantu produksi, hingga cara distribusi yang tepat agar produkmu bisa tersebar ke berbagai penjuru negeri.

Berbagai informasi tersebut akan sangat sulit didapat jika kamu enggan bergabung dengan komunitas dan hanya mengandakan informasi yang ada di internet.

5. Jalin Kerja Sama yang Menguntungkan

peluang bisnis furnitur

Sumber: Pexels
 

Jika bisnis furnitur mu sudah berjalan cukup stabil selama beberapa bulan dan kamu ingin mencari tantangan baru, salah satu langkah yang kamu bisa coba adalah menjalin kerja sama dengan pihak-pihak seperti pengembang perumahan untuk meningkatkan peluang bisnis furnitur mu. Dengan bekerja sama dengan pengembang perumahan, kamu bisa menawarkan untuk menyediakan furnitur untuk beberapa rumah yang dijual fully furnished. Sementara untuk tender proyek, kamu bisa menjadi supplier untuk sebuah gedung yang baru dibangun, misalnya furnitur untuk rumah sakit atau kantor suatu perusahaan.

Untuk bisa mendapat kontrak kerja sama ini mungkin memang bukan hal yang mudah awalnya, kamu perlu menjalin relasi dengan orang yang terlibat di proyek tersebut. Jika sudah berhasil, kerja sama itu bisa membuat nama produkmu semakin besar dan kredibel. Selain itu, tentunya kamu juga bisa menjadi kesempatan untuk meraih keuntungan yang cukup besar karena menjual furnitur dalam kuantitas yang besar.

Baca juga: 21 Tantangan Bisnis yang Akan Dihadapi Setiap Pengusaha


Tentu nggak ada bisnis yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, termasuk juga bisnis furnitur. Meskipun peluang bisnis furnitur di tahun ini masih sangatlah potensial, bukan berarti untuk memulainya bisa dilakukan tanpa perencanaan. Produk yang kamu pasarkan harus memiliki jaminan kualitas dan keunikan agar bisa bersaing di pasaran. Selain itu, kamu pun harus rajin menjalin relasi dengan banyak pihak sehingga bisnis furnitur yang kamu rintis bisa tumbuh di jalur yang positif.

Dengan memahami beberapa tips yang bisa kamu terapkan pada fase awal bisnismu, maka kamu akan lebih mampu merencanakan langkah kedepan agar peluang besar bisnis furnitur bisa kamu taklukan. Semangat!

Back to top