Mari Mendulang Untung dengan Usaha Bermodal Kecil

Ingin Jadi Entrepreneur tapi Anggaran Terbatas? Ini 5 Ide Usaha Bermodal Kecil yang Bisa Kamu Coba!

Ingin Jadi Entrepreneur tapi Anggaran Terbatas? Ini 5 Ide Usaha Bermodal Kecil yang Bisa Kamu Coba!

Usaha Bermodal Kecil Featured

Menjadi boss untuk diri sendiri tentu adalah impian semua orang. Rasanya ada kebanggaan ketika kamu bisa memulai dan menjalankan bisnismu sendiri. Untuk kamu yang hendak membuka usaha baru namun terkendala anggaran, nggak usah khawatir! Memulai suatu bisnis nggak harus langsung lompat ke skala yang besar. Kamu juga bisa melangkah pelan-pelan, belajar sedikit demi sedikit, dan merintis bisnis dari skala kecil dengan usaha bermodal kecil terlebih dahulu.

Untuk memberimu inspirasi, ini dia 5 usaha bermodal kecil yang bisa kamu lakukan sambil mengumpulkan modal yang lebih banyak. Simak, yuk, prospek keuntungan dan berapa modal yang dibutuhkan untuk masing-masing ide!

1. Usaha Laundry

Usaha Bermodal Kecil 1

Sumber Gambar: The Spruce/Laundry-Room-Mark-Lund-57d3ff673df78c58334a6105.jpg)
Salah satu usaha bermodal kecil yang cocok untuk dijalankan di kota-kota besar adalah usaha laundry kiloan. Di tengah kesibukan masyarakat kota saat ini, kamu bisa melihat bahwa semakin banyak orang yang memanfaatkan jasa cuci. Mereka kebanyakan adalah mahasiswa, anak kos, pegawai kantoran, atau keluarga yang tinggal di apartemen. Adanya jasa laundry menjadi pilihan yang praktis dan sangat menghemat waktu daripada mereka harus mencuci-setrika sendiri.

Bisnis laundry ini juga nggak perlu modal yang tinggi, bahkan kamu bisa memulainya dari skala rumahan. Untuk modal awal, kamu perlu mengalokasikan 8-15 juta dengan perkiraan kebutuhan: mesin cuci (6 juta), mesin pengering (3 juta), setrika (500 ribu), timbangan (300 ribu), gaji pegawai (2-3 juta), dan kebutuhan lain seperti sabun, pewangi, gantungan, dan sebagainya. Kalau kamu bisa mendapatkan 10 kilogram laundry dengan harga Rp 8.000/kg setiap harinya, maka kamu akan balik modal hanya dalam hitungan beberapa bulan. Menarik, bukan? Kalau kamu punya modal tambahan, tentu kamu bisa menambah jumlah mesin cuci sehingga bisa menerima lebih banyak lagi order laundry.

2. Usaha Les atau Bimbingan Belajar

Usaha Bermodal Kecil 2

Sumber Gambar: AACC
Pilihan usaha bermodal kecil selanjutnya adalah membuka tempat les atau bimbingan belajar. Saat ini, semakin banyak orangtua yang harus bekerja mencari nafkah dari pagi hingga sore. Mereka membutuhkan bantuan dari guru les dan tutor untuk membantu anak-anak memahami mata pelajaran sekolah. Karena itulah, kebutuhan guru les ini akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah anak yang sedang bersekolah.

Berita baiknya, usaha yang satu ini hanya memerlukan modal yang relatif kecil. Bahkan mungkin nggak sampai 1 juta karena kamu hampir nggak memerlukan apa-apa selain kemampuan mengajar yang baik. Namun, jika ingin mengelolanya dengan lebih profesional, tentu kamu bisa menyediakan meja lipat, papan tulis, buku latihan, atau bahkan buku pelajaran untuk anak-anak les. Subyek pelajaran pun sangat beragam, tinggal pilih mana yang palng kamu kuasai! Kamu bisa mengajar matematika, kimia, fisika, bahasa Inggris, pelajaran musik, menggambar, atau bahkan mengajar IELTS dan TOEFL.

Kalau kamu mau menjadikan usaha ini sebagai usaha sampingan, kamu juga bisa menjadi fasilitator yang mempertemukan guru les dengan anak-anak yang membutuhkan. Dengan begitu, kamu nggak perlu terjun langsung setiap harinya! Namun tentu kamu akan mengeluarkan modal yang lebih tinggi untuk membayar gaji dari guru-guru yang kamu naungi.

3. Usaha Florist

Usaha Bermodal Kecil 3

Sumber Gambar: Smallbusiness
Di zaman sekarang, memulai bisnis sebagai seorang florist adalah sebuah keputusan bagus. Kalau dulu bunga hanya dipakai untuk menyatakan kasih sayang, sekarang orang Indonesia hobi banget memesan rangkaian atau buket bunga. Entah itu untuk sahabat yang wisuda, untuk ulang tahun, bridal shower, dekorasi di rumah, ataupun untuk momen-momen spesial seperti Valentine Day dan Hari Ibu. Nggak heran, jumlah pesanan buket bunga dari tahun ke tahun terus melonjak!

Kamu juga bisa mengambil keuntungan dari usaha bermodal kecil ini. Pertama-tama, kamu harus belajar dan berlatih dulu teknik-teknik merangkai bunga agar hasilnya cantik. Jika sudah, kamu bisa mulai berkreasi dengan membentuk berbagai buket untuk difoto dan dimasukkan ke media sosial seperti Instagram atau Facebook. Begitu ada pesanan, barulah kamu bisa belanja bunga potong segar untuk dirangkai menjadi buket yang indah.

Kalau dihitung-hitung, sebenarnya modal untuk menjadi florist sangat kecil. Kamu mungkin hanya akan menghabiskan 1 juta untuk mencoba-coba merangkai bunga dan membeli alat-alat seperti pita, kain pembungkus, atau gunting di fase awal. Setelah itu, sisihkan juga dana khusus untuk memasarkan produkmu, misalnya dengan iklan atau endorse di Instagram. Dengan begitu, orang-orang bisa semakin tahu dan membeli produk yang kamu tawarkan!

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha

4. Usaha Bermodal Kecil: Catering Rumahan

Usaha Bermodal Kecil 4

Sumber Gambar: Vidio
Kalau kamu hobi memasak di rumah, kamu juga bisa coba membuka usaha catering rumahan dengan menu yang bervariasi setiap harinya. Berbeda dari warung atau rumah makan di mana kamu harus memasak setiap hari, dengan catering, kamu hanya perlu menyiapkan makanan kalau sedang ada pesanan.

Prospek usaha yang satu ini cukup tinggi, terutama karena orang-orang semakin nggak memiliki waktu untuk masak sendiri, baik itu anak kos, karyawan kantoran, atau mahasiswa. Mereka pasti nggak mau terus menerus makan di luar, karena itu mereka banyak mencari jasa catering makanan rumahan yang enak dan terjangkau. Selain itu, ada banyak sekali acara yang membutuhkan konsumsi nasi kotak, sehingga pasarnya pun masih terbuka lebar.

Sebagai modal awal, kamu hanya perlu mengeluarkan maksimal 5 juta rupiah untuk membeli peralatan masak yang lengkap dan kemasan makanan yang mudah diantarkan. Seiring dengan perkembangannya, kamu nggak perlu terpaku pada nasi kotak saja. Kamu bisa mulai melayani order yang lebih besar seperti catering perkawinan atau menerima pesanan tumpeng dalam jumlah banyak. Bagaimana? Cukup menggiurkan, bukan?

5. Usaha Bermodal Kecil: Cuci Motor

Usaha Bermodal Kecil 5

Sumber Gambar: MCN
Ide usaha bermodal kecil selanjutnya adalah jasa cuci motor. Tahukah kamu bahwa pada tahun 2015 saja, jumlah motor di Indonesia sudah mencapai 14 juta unit? Bayangkan, berapa banyak motor yang perlu dicuci setiap minggunya. Oleh karena itu, kamu bisa mendapatkan keuntungan besar dari bisnis cuci motor, apalagi karena modalnya pun nggak mencekik leher.

Kalau kamu memiliki lahan di depan rumah, berarti kamu nggak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa tempat lagi. Modal yang kamu perlukan di tahap awal berkisar antara 10-12 juta, yang terdiri dari kompresor dan alat steam (5 juta), pembangunan tempat cuci (2 juta), biaya air (1 juta), dan gaji pegawai (2 juta). Namun, jika setiap harinya kamu menerima 10 cuci motor dengan harga Rp 10.000, maka hanya dalam hitungan 3-4 bulan saja modalmu sudah kembali secara full.

Baca juga: 21 Tantangan Bisnis yang Akan Dihadapi Setiap Pengusaha
Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha


Setiap usaha tentu memiliki risiko dan prospeknya masing-masing. Dari lima ide usaha bermodal kecil tadi, masih ada banyak faktor yang akan mempengaruhi kesuksesannya, seperti lokasi yang strategis/nggak, kedekatan dengan pelanggan, sampai kualitas pelayanan. Tapi, kelima usaha tersebut bisa jadi pilihanmu kalau kamu ingin memulai bisnis baru tanpa mengeluarkan modal yang tinggi. Nantinya, seiring dengan perkembangan waktu, tentu kamu pun bisa mengembangkan lini usahamu dengan mencoba bidang lain ataupun menambah cabang baru.

Gimana? Cukup tergoda untuk terjun ke salah satu ide usaha ini? Yuk, baca-baca dulu tips tentang memulai bisnis di
Langkahawal, supaya kamu pun bisa memulai usaha dengan lebih mantap!

Back to top