5 Etika Kemasan Produk Yang Harus Kamu Perhatikan

Yuk, Simak 5 Etika Kemasan Produk yang Harus Kamu Perhatikan

Yuk, Simak 5 Etika Kemasan Produk yang Harus Kamu Perhatikan

Etika Kemasan Produk

Sebagai seorang entrepreneur, menjaga kualitas produk memang menjadi hal utama yang wajib dilakukan. Soalnya, produk yang kamu jual adalah nyawa yang menjadi fokus utama dari bisnis itu sendiri. Tetapi, selain produk, ada lagi lho yang nggak boleh ketinggalan untuk diperhatikan. Ya, jawabannya adalah packaging alias etika kemasan produk yang kamu jual.

Nggak kalah penting dari produk itu sendiri, nyatanya ada 5 etika kemasan produk yang harus kamu perhatikan. Wah, kira-kira apa saja, ya? Yuk, simak yang di bawah ini!

1. Bahan Kemasan

Etika Kemasan Produk

Sumber Gambar: WestRock
Memilih bahan yang mudah didapat memang memungkinkan kamu untuk mengurangi biaya kemasan produk. Tetapi, etika kemasan produk yang pertama harus kamu pelajari adalah: setiap jenis produk membutuhkan packaging yang berbeda-beda. Jangan hanya mengandalkan kemasan yang mudah didapat, seperti plastik atau kertas.

Misalnya saja, kalau kamu menawarkan produk elektronik seperti kamera digital atau ponsel, sebuah plastik jelas nggak cukup untuk mengemasnya. Ya, karena rentan terhadap benturan, kamu perlu menambahkan bubble wrap, styrofoam, juga karton tebal yang akan menjadi benteng terluar dan bertugas melindungi produk tersebut. Kalau kamu nekat menjualnya dengan kemasan plastik, rasanya nggak ada yang bisa menjamin kualitas produk tersebut tetap utuh waktu sampai di tangan konsumen. Tentu kamu nggak mau kan bisnismu dicap jelek karena nggak memperhatikan kemasan produk?

2. Bentuk Kemasan

Etika Kemasan Produk

Sumber Gambar: Shutterstock
Walau praktis dan sudah tersedia dalam berbagai ukuran, percayalah bahwa nggak semua produk cocok dikemas menggunakan kantung plastik. Etika kemasan produk kedua yang perlu kamu ingat, yaitu tujuan utama dari kemasan adalah untuk melindungi produkmu dengan aman. Jangan sampai kamu memilih kemasan yang menggemaskan namun tidak cocok disandingkan dengan jenis produk yang kamu jual.

Misalnya, kalau produkmu adalah cake, lebih baik memilih karton tebal berbentuk kotak supaya bentuk cake tetap sempurna hingga ke tangan pelanggan. Karton tebal yang lebih kokoh dari plastik setidaknya bisa mengurangi efek kerusakan jika terjadi goncangan kecil. Atau, kalau ingin sedikit berinovasi, kamu bisa memilih stoples cantik berbahan kaca dan membuatnya menjadi cake in a jar.
Terlihat jauh lebih menarik plus tidak perlu khawatir bentuknya berantakan waktu bergoncang lebih keras. Perasaanmu jauh lebih tenang, konsumen pun dijamin senang. Jadi solusi yang sama-sama menguntungkan, bukan?

3. Desain Label

Etika Kemasan Produk

Sumber Gambar: Thecreativepack
Selanjutnya, yang nggak kalah penting dari etika kemasan produk adalah desain labelnya. Walau kelihatan sepele, desain label nyatanya bisa mewakili citra produk itu sendiri. Nah, supaya konsumen tidak kebingungan mencari produkmu di antara jutaan produk lainnya, pastikan untuk mencantumkan merek dagang dengan jelas, ya. Pilih huruf yang mudah dibaca dan tidak terkesan berlebihan. Perhatikan pula ukuran dan warna huruf supaya terlihat proposional ketika dibubuhkan pada produkmu. Nah, untuk posisi label sendiri bisa diatur sesuai kebutuhan. Boleh di seluruh bagian kemasan, atau cukup di bagian depannya saja jika ingin hemat biaya pembuatan.

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha

4. Ornamen Pelengkap

<center>Baca juga: <a href="https://www.langkahawal.com/memulai-usaha-dari-nol/" target="_blank" rel="noopener">Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha</a></center>

Sumber Gambar: Just One Sheknows
Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, ornamen pelengkap dalam desain label kemasan produk juga penting untuk diperhatikan. Misalnya, kamu memiliki produk kecap manis, pilihlah gambar yang sesuai dan nggak membuat konsumen bingung. Bisa yang mengacu pada bahan pembuatan seperti kacang kedelai hitam, dan bukan kacang tanah pun cabai. Soalnya, salah-salah pilih ornamen pelengkap, konsumen juga bisa salah mengartikan produk yang kamu jual. Entah dikira cuka, atau malah kecap pedas. Pokoknya, pastikan untuk nggak memilih gambar secara asal-asalan, ya!

5. Informasi untuk Konsumen Bagian dari Etika Kemasan Produk

<center>Baca juga: <a href="https://www.langkahawal.com/memulai-usaha-dari-nol/" target="_blank" rel="noopener">Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Memulai Usaha</a></center>

Sumber Gambar: Bodynutrition
Terakhir, di dalam etika kemasan produk yang baik, pastilah terdapat informasi wajib yang harus diketahui oleh konsumen. Kalau produkmu berhubungan dengan sesuatu yang bisa dimakan, kamu harus menyertakan informasi mengenai bahan pembuatan beserta komposisi, kandungan nutrisi, nama perusahaanmu, tanggal produksi, tanggal kedaluwarsa, berat bersih, serta cantumkan pula nomor izin dari BPOM. Soalnya, kalau nggak disertai informasi-informasi tersebut, bisa-bisa konsumen jadi kebingungan dan meragukan produkmu, lho. Supaya lebih aman, rajin-rajinlah mencari tau peraturan pencantuman label terkait dengan produk yang kamu jual. Soalnya, lain produk, bisa jadi ketentuannya berbeda pula.

Baca juga: 21 Tantangan Bisnis yang Akan Dihadapi Setiap Pengusaha


Nah, kira-kira itu dia 5 etika kemasan produk yang harus kamu perhatikan. Sebagai seorang entrepreneur, kamu pasti harus memprioritaskan kualitas produk. Tetapi, jangan sampai melupakan 5 etika pengemasan ini, ya! Selain akan menarik lebih banyak pembeli, kemasan yang tepat juga akan membuatmu terhindar dari kerugian bisnis karena produk rusak di tengah jalan. Jadi, mulai sekarang jangan pandang sebelah mata etika kemasan produkmu, ya!

Terakhir, jangan lupa perkaya pengetahuanmu tentang wirausaha dengan membaca berbagai artikel di LangkahAwal.com!

Back to top